Tayang 5 April 2018, Morgan – Aura Kasih Main di ‘ARINI’

Empat tahun menjadi aktor, Morgan Oey tak bisa dipandang remeh sebagai salah satu aktor muda masa depan Tanah Air. Morgan bahkan tercatat sudah memiliki sembilan judul film yang memperlihatkan akting mumpuninya. Kini mantan member boyband SMASH itu mendapat kepercayaan untuk jadi peran utama dalam film ARINI: MASIH ADA KERETA YANG AKAN LEWAT.

 

ARINI ini ternyata adalah proyek remake film berjudul sama tahun 1987.Saat itu ARINI diarahkan oleh mendiang aktor Sophan Sophiaan dan memasang Rano Karno serta Widyawati sebagai pemeran utamanya. Dan dalam ARINI versi milenial ini, Morgan akan beradu akting dengan penyanyi cantik Aura Kasih. Hanya saja Morgan rupanya memiliki sedikit beban mengisi karakter yang dulu diperankan sangat sempurna oleh Rano.

 

“Dia (Rano Karno) adalah seorang legenda. Bebannya di situ. Besarnya nama senior aku ini. Aku dianjurkan sutradara (Ismail Basbeth) enggak boleh nonton filmnya togel online terpercaya yang dulu dan enggak boleh baca novelnya. Jadi kita benar-benar interpretasi Nick itu dari interpretasi aku dan mas Ismail. Bisa dibilang ini adalah film ARINI yang zaman sekarang. Jadi kita percaya kalau kita bukan menyaingi tapi kita memberikan versi baru lagi dari ARINI,” jelas Morgan seperti dilansir Kumparan.

 

‘ARINI’ Suguhkan Cinta Perempuan Dewasa dan Mahasiswa

 

Seperti beberapa film Morgan terdahulu yakni NGENEST (2015) dan WINTER IN TOKYO (2016) yang diangkat dari kisah novel, ARINI juga demikian. Jika anda tidak tahu, film produksi Max Pictures ini diangkat dari salah satu novel romantis terbaik di Indonesia yang mencetak status best seller, Arini. Novel itu ditulis oleh salah satu penulis legendaris Tanah Air, Mira W.

 

Nick adalah mahasiswa Indonesia berusia 23 tahun yang kuliah di London dan jatuh hati pada Arini yang berusia 38 tahun. Hanya saja perjalanan cinta Nick dan Arini terhalang restu dari ibu Nick sehingga membuat mereka harus menghadapi berbagai konflik. Jika sesuai jadwal, ARINI akan tayang pada 5 April 2018 nanti. Jika Morgan mengisi peran yang dulu dimainkan Rano, Aura sendiri punya beban yang tak kalah berat. Karena dulu aktris senior Widyawati-lah yang menjadi Arini dan sangat melekat perannya.

 

“Ini adalah novel tahun 1985, tapi isu sosial cinta beda usia ini marak lagi di tahun 2016 sampai sekarang. Bahkan masih ada cowok brondong suka sama tante. Banyak perempuan yang lebih tua dan lakinya jauh lebih muda. Tapi banyak yang mikir ‘kenapa ya?’, mungkin konotasinya negatif. Nah di film ARINI ini diceritakan ada esensinya, nggak semua tentang materi,” ungkap Aura kepada Kompas.

 

Lewat ‘ARINI’, Morgan Kembali Bernyanyi

 

Berbeda dengan film-filmnya terdahulu, untuk ARINI ini, Morgan rupanya dipercaya mengisi dua lagu tema film berjudul Do You Really Love Me? dan Mencintaimu. Lewat lagu Mencintaimu yang awalnya dinyanyikan oleh Krisdayanti, Morgan seolah membalas rindu penggemarnya. Usai hengkang dari SMASH, Morgan memang hampir sempat tahun tidak bernyanyi.

 

Hanya saja saat disinggung bernyanyi atau berakting, pria kelahiran Singkawang berusia 27 tahun itu lebih merasa nyaman menjadi aktor. “Oh, kalau sekarang akting ya, aku nyaman sekali di sini. Aku seperti kayak senang aja gitu. Kayak kita setiap proyek film itu berbeda-beda. Jadi oke, aku masih mau berkarya lagi di industri entertainment Indonesia. Dan aku punya passion akting, aku coba untuk menggali di sana.”

Continue reading

Mengangkat pesona daerah Jambi dengan film Trip N Vlog

Film Trip N Vlog diproduksi oleh beberapa komunitas di daerah Jambi mengingat kawasan tersebut memiliki kecantikan alam yang menakjubkan serta kaya akan tradisi lokalnya yang unik. Selain para artis Jambi, artis nasional Amel Carla serta Reza Palevi juga turut terlibat dalam produksi film tersebut.

 

Sebenarnya film tersebut merupakan ide dari Zumi Zola, Gubernur Jambi sekaligus mantan actor sinetron dan film yang berniat mempopulerkan Jambi dengan sarana film. Setelah beberapa waktu keinginan tersebut terwujud dalam film dengan judul film Trip N Vlog lengkapnya film Trip N Vlog#PulangKampung.

 

Sekilas film Trip N Vlog

Sang Produser, Resdy Sulaeman mengatakan bahwa film ini tak diproduksi secara asal karena harus mengandung pesan moral yaitu cinta kepada lingkungan serta budaya. Pengambilan gambar film ini memang banyak dilakukan di beberapa daerah wisata di Jambi. Selain itu lewat film ini yang bersangkutan juga berniat menanamkan pemahaman bahwa menjaga kampung halaman agen togel online itu adalah hal yang penting sekaligus merupakan symbol kecintaan akan warisan para leluhur.

 

Salah satu lokasi syuting film besutan sutradara Haryo Suryo Purnomo ini adalah di kawasan aliran sungai Batanghari, yaitu sungai paling panjang di Sumatera yang menawarkan panorama alam sangat indah. Selain itu ada pula lokasi Candi Muarojambi yang merupakan kompleks candi paling luas di Asia Tenggara.

 

Sebelumnya film ini berjudul Negeri Seribu Sungai sebelum kemudian diganti film Trip N Vlog #PulangKampung. Konon ada beberapa hal yang menyebabkan perubahan judul tersebut, tetapi  ini tak mempengaruhi cerita, seting budaya Jambi, bahkan deretan actor dan aktris yang terlibat dalam pembuatan film.

 

Tak hanya Amel Carla serta Reza Pahlevi, di film ini Anda juga dapat menyaksikan acting dari Rezha Aulia, Dai Alamsyah, M.Supriadi, Gerald Muhammad, Ide Bagus, serta Azhar MJ.

 

Synopsis film Trip N Vlog

Kisah ini berawal dari seorang gadis yang juga travel vlogger, Qiana (Amel Carla) yang berniat menghabiskan liburan sekolah dengan mengunjungi sang kakek. Kakek Qiana tinggal di daerah tepian sungai Batanghari Jambi. Sayangnya saat sudah tiba di rumah sang Kakek, rumah tersebut justru kosong. Sementara waktu Qiana pun tinggal di rumah tetangga kakeknya.

 

Beberapa hari berselang Kakek Sofyan (Azhar MJ) pun pulang dan bertemu Qiana. Bukannya sambutan hangat, Kakek Sofyan tampak tak mempedulikan cucunya. Ternyata ia baru baru lolos dari kejaran orang-orang Alex (Reza Pahlevi) pemilik tambang emas liar yang hasil penambangannya disembunyikan oleh Kakek Sofyan.

 

Qiana yang tak tahu-menahu dengan permasalahan kakeknya, akhirnya pun tak ambil pusing dengan sikap sang Kakek dan memilih menghabiskan waktu dengan teman-teman barunya, Juno, Sigkli, dan Izal yang kocak. Mereka mengunjungi berbagai obyek wisata di Jambi sambil ngevlog.

 

Masalah yang menjerat Kakek Sofyan kian rumit hingga Defri (Ide Bagus Putra) memutuskan menyekap Qiana sebagai sandera untuk ditukar dengan emas yang dilarikan Kakek Sofyan. Sang kakek pun mendapat laporan dari 3 teman Qiana bahwa cucunya telah diculik. Kakek Sofyan pun masuk ke dalam hutan untuk menyelamatkan cucunya.

 

Agastian, (Gerald Muhammad) kakak Qiana yang menyusul adiknya ke kampung akhirnya menyusul Kakek Sofyan dengan bantuan 3 teman Qiana. Di lain pihak Qiana ternyata berhasil kabur dari para penculiknya dan berlari ke dalam hutan. Dengan panic ia berusaha menjauh dari gerombolan anak buah Alex tapi jusru tersesat di dalam hutan yang semakin menyulitkan orang-orang yang mencarinya.

 

Bila ingin tahu nasib Qiana selanjutnya, jangan lewatkan tayang perdananya di tanggal 1 Maret 2018.

Continue reading

Kritikan Banyak dari Netizen, Ayat-Ayat Cinta 2 Malah Melonjak

Kisah cinta dari Fahri dan Aisha yang sangat fenomenal pada tahun 2008 di film Ayat-Ayat Cinta berlanjjt pada film sekuelnya, Ayat Ayat Cinta 2. Film tersebut sudah rilis sejak tanggal 21 Desember 2017 lalu. banyak sekali review dari netizen yang sudah menonton film ini akan tetapi yang menarik adalah banyaknya komentar negative soal film tersebut.

Komentar Negative Hantarkan Banyak Penonton

Film terdahulunya, Ayat Ayat Cinta yang tayang pada tahun 2008 memang mendapatkan banyak pujian dari penontonnya dan penggiat industry film tanah air. Akan tetapi untuk Ayat Ayat Cinta 2 ini nampaknya mengalami hal yang sangat berbeda. Kritikan datang dari sana dan sini. Namun sisi positifnya adalah kritikan tersebut nampaknya tidak mempengaruhi jumlah penonton Ayat Ayat Cinta 2 yang pasalnya semakin melambung.

Dikutip dari CNN Indonesia, Ayat Ayat Cinta 2 berhasil menghimpun 1 juta penonton dalam waktu 5 hari saja. Dengan pencapaian itu, Ayat Ayat Cinta 2 ini menjadi film Indonesia yang berada di posisi ke-9 di mana bisa menembus angkat keramat, yakni satu juta penonton. Hal tersebut disampaikan oleh Manoj Punjabi selalu Produsernya yang ia sampaikan lewat akun Twitter pribadinya.

Selama kurang lebih 6 hari tayang di bioskop, pada hari Selasa (26/12), film tersebut sudah ditonton lebih dari 1.2 juta penonton. Angka itu hampir 2 kali lipat lebih besar dibandingkan film garapan Ernest Prakasa, Susah Sinyal, yang tayang bebarengan itu. dalam kurun waktu yang pasalnya sama, Susah Sinyal baru ditonton lebih dari 690 ribu orang saja. Secara angka bisa dikatakan Ayat Ayat Cinta 2 menang.

Kritikan Soal Karakter, Setting dan Plot

Akan tetapi banyak sekali kritik yang ditujukan pada film Ayat Ayat Cinta 2 ini di media sosial. Netizen banyak yang memberikan kritik mulai dari penggambaran karakter Fahri yang mana dinilai sebagai manusia setengah dewa bahkan seperti malaikat, juga penggunaan bahasa Indonesia yang mana latar tempatnya di Eidenburgh, Skotlandia, sampai dengan cerita RESULT HK yang dianggap sama sekali tak masuk akal.

Salah satu yang melontarkan kritikan adalah penulis novel fenomenal, Critical Eleven, Ika Natassa. Ia meenuliskan dalam akun Twitter pribadinya tentang pendapatnya. “Kelemahan si Fahri tu cumin satu-dan buatku ini fatal ya bagi logika cerita: katanya cinta mati jungkir balik dunia akhirat, tapi mata dan suara istrinya tdk bisa dia kenali?” tulisnya. Ia menambahkan, “Hal lain yang menggangguku: lokasi cerita di Edinburgh, tapi semua orang ngomongnya bahasa Indonesia (campur-campur pula dengan Inggris yang berarti para aktor aktris sanggup dong bhs Inggris. Menurutku seharusnya dibiarkan saja real, lokasi di sana ya bicara Inggris sama locals.”

Tidak hanya itu, salah satu penggiat film, Stephany Josephine, yang suka mereview film-fil juga menuliskan reviewnya yang sangat spoiler. Banyak yang juga mengomentari Tweet dari Stephany dengan akun @teppy87 itu dengan berbagai komentar. Yang paling  tidak masuk akal baginya adalah adanya proses penggantian muka Aisha yang semula diperankan oleh Dewi Sandra, kemudian diganti dengan wajah Tatjana Saphira.

Fedi Nuril yang berperan sebagai Fahri menjawab kritikan tersebut lewat akun twitter pribadinya. Menurutnya, sosok seperti Fahri memang benar ada di dunia nyata. Ia mengatakan bahwa “Ada beberapa malah dan mungkin lebih hebat dari Fahri. Alhamdulillah saya diberi kesempatan untuk bertemu.”

 

Continue reading

Review Singkat Surat Cinta Untuk Starla Movie

Siapa yang tidak familiar dengan lagu ‘jaman now’, Surat Cinta Untuk Starla? Boleh jadi ini lah awal mula dari terciptanya Surat Cinta Untuk Starla Movie yang sedang tayang di beberapa bioskop di Indonesia. di film ini kisah cinta klise remaja yang mana terinspirasi dari lagu yang diciptakan oleh Virgoun akhirnya tergambar di film ini.

Kisah Cinta yang Klise

Surat Cinta Untuk Starla Movie merekam potret kisah cinta anak jaman sekarang atau kerap disebut dengan kids jaman now. Mulai dari pertemuan dari dua anak remaja, lalu proses PDKT alias pendekatan sampai dengan jatuh cinta, dan salah paham, sampai dengan patah hati yang mana akhirnya bisa terobati dengan sangat mudah. Klise sekali, bukan?

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya bahwa film Surat Cinta Untuk Starla Movie berangkat dari kesuksesan lagu yang diciptakan oleh vokalis band Last Child, Virgoun dengan judul yang sama pula. lagu tersebut ngetop khususnya di kalangan remaja sekarang ini. google bhkan juga menobatkan lagu Surat Cinta Untuk Starla ini sebagai pencarian togel online paling populer pada tahun 2017.

Sebelum diangkat ke layar lebar, pasalnya Surat Cinta Untuk Starla sempat dibuat di dalam bentuk serial mini yang disiarkan di YouTube dengan durasi hanya 30 menit saja. Namun di versi laya lebarnya, Surat Cinta Untuk Starla Movie yang diarahkan oleh sutradara Rudi Aryanto itu mengalami perombakan yang sangat besar termasuk penambahan plot twist ke dalam film dengan durasi 105 menit tersebut.

Peran Aktris dan Aktor Surat Cinta Untuk Starla Movie

Di dalam film Surat Cinta Untuk Starla Movie sendiri mengisahkan pertemuan Hema yang mana diperankan oleh Jefri Nicol dengan gadis bernama Starla yang diperankan oleh Caitlin Halderman. Pertemuan yang ada di film itu dinilai sangat cepat dan rasanya lompat-lompat. Ada beberapa dialog atau adegan yang mana seharusnya bisa dimasukkan supaya kisahnya terasa lebih utuh lagi.

Ketika proses PDKT, kisah Starla dan Hema ini digambarkan dengan penuh gemerlap pergaulan remaja masa kini berbalut dengan nuansa mesin tik yang ada di video klipnya yang viral dengan adanya mural juga. Juga seperti kisah remaja yang sangat klise lainnya, Starla dan Hema pun berbunga-bunga dengan penuh cinta.

Saat cinta sedang tumbuh dan bersemi, saat itu akhirnya ada konflik yang datang menerpa. Pertikaian antara Starla dan Hema pasalnya berawal dari soal yang sangat sederhana yang mana ujung-unjungnya jadi masalah besar. Akan tetapi pembabakan masalah tersebut nampak begitu sangat rumit.

Pun juga dengan beberapa karakter serta dialog yang kesannya terlalu memaksa demi memberikan nuansa yang lucu. Dilansir dari CNN Indonesia, kredit khusus diberikan kepada Meriam Belina yang memerankan sosok ibu dari Starla.

Apresiasi pun patut juga diberikan kepada pengambilan gambar yang bisa dibilang menawan. Sorot kamera juga berhasil menampilkan pusat dan juga beragam sudut kota Jakarta yang nampak sangat indah, mulai dari bangunan Monumen Nasional (Monas) sampai dengan Kalijodo.

Lagu Surat Cinta Untuk Starla sendiri yang sempat hits dan populer mengiringi perjalanan Hema dan juga Starla dalam film tersebut. penggalan lirik yang sangat romantis dari lagu tersebut dibuat sengaja untuk mendramatisasi kisah dari dua sejoli yang sedang dimabuk cinta itu.

Apakah Anda sudah menonton film Surat Cinta Untuk Starla Movie?

Continue reading