Sutradara Beri Penjelasan Akhir Avengers: Infinity War

Bagi Anda yang sudah menonton film Avengers: Infinity War, pasti sedikit banyak merasa sedih atas akhirnya. Akhir film ini adalah pertaruhan besar bagi Marvel. Pasarnya bisa saja berkurang meskipun sampai saat ini, film ini masih menjadi film dengan debut tertinggi. Akan tetapi sutradara agen togel online Russo bersaudara mengaku bahwa mereka ada rencana di balik ‘duka massal’ tersebut seperti dilansir dari CNN Indonesia.

Rencana Besar Setelah Akhir Avengers: Infinity War

“Saat kami mulai bekerja sama dengan Marvel lewat film Captain America: Winter Soldier, kami ingin melakukan sebuah perubahan besar dari film (Captain America) pertama mereka,” ungkap Joe Russo. Saat itu dirinya dan Anthony Russo berkata, waktu untuk Captain America untuk terus maju.

“Interpretasi yang membuat kami tertarik jauh bahkan lebih modern dari apa yang telah kalian lakukan di film yang terakhir,” ungkapnya yang ternyata mendapatkan sambutan baik.

Marvel pasalnya memberikan risiko dengan memberinya kesempatan untuk melakukan yang diinginkan oleh ia dan saudaranya. “Apabila kalian meihat film Marvel yang kami garap, ada perubahan besar hang dapat mengubah cerita di akhir film. Kami sangat tertarik unrik mendobrak batasan dan juga cerita dengan cara yang tak terduga dan sangat mengejutkan penonton sejauh yang kami bisa,” kata Joe lagi.

Akhir Avengers: Infinity War yang juga tak kalah mengejutkan, menurut Joe adalah cara untuk menjaga para penggemar untuk tetap setia. Di sisi yang lainnya, penggemar yang mengikuti cerita Marvel Cinematic Universe bakal memahami akhir cerita itu tanpa bisa ‘mengendus’ apa yang hendak dilakukannya dengan saudaranya itu.

Apalagi, film-film Marvel yang diangkat dari komik perusahaan asal Amerika tersebut sudah terbit jauh sebelumnya pasti akan butuh kejutan bagi para penonton yang sudah membaca komiknya juga.

Penggemar Tak Boleh Bosan

Joe melanjutkan, “Saat Anda mencoba memprediksi apa yang diinginkan penggemar, malahan Anda akan membuat penggemar pergi. Saat Anda berkomitmen pada cerita yang ingin dikisahkan (oleh sutradara) itu malah cenderung memiliki dampak yang menggema pada para penggemar.”

Lantas ia menganalogikan pembuatan film dengan es krim coklat yang banyak disukai oleh penggemar. Apabila es coklat itu disajikan bahkan tiap hari, tentu saja mereka akan bosan. Menurut dirinya, sutradara mesti bisa tetap berada di depan dan juga memberi hal-hal yang baru dan juga pastinya mengejutkan yang tidak akan membuat mereka pergi.

Penjelasan itu juga didukung oleh Anthony Russo. Bahkan ia juga menambahkan, karakter pahlawan super makin menarik apabila diperlihatkan kelemahannya. Itu lah yang membuat mereka terlihat seperti layaknya manusia biasa dan lebih terasa dekat juga dengan penggemar. Ia bahkan tidak ragu menunjukkan itu.

“Anda mesti pergi ke tempat yang amat sulit agar pertaruhannya terasa sangat nyata, agar karakter merasa kehilangan sesuatu dan agar penggemar juga merasa baja mereka memiliki sesuatu yang berisiko,” ungkapnya.

Seperti dikutip dari CNN Indonesia, ia melanjutkan, “Apa yang kami cari dalam cara ataupun seni bertutur adalah puncak ketegangan emosional, yang mana membuat Anda merasa dan juga meresponsnya serta membuat Anda sangat bersemangat.”

Sebagian penggemar Marvel khususnya Avengers masih belum percaya pada akhir Avengers: Infinity War dan masih berharap juga apa yang terjadi dalam komik (yang mati bisa hidup lagi) pun bisa terjadi di film ini. Apalagi jika itu pahlaqapahlawan super ‘hijau’ uang baru punya banyak penggemar.

Continue reading