Mengangkat pesona daerah Jambi dengan film Trip N Vlog

Film Trip N Vlog diproduksi oleh beberapa komunitas di daerah Jambi mengingat kawasan tersebut memiliki kecantikan alam yang menakjubkan serta kaya akan tradisi lokalnya yang unik. Selain para artis Jambi, artis nasional Amel Carla serta Reza Palevi juga turut terlibat dalam produksi film tersebut.

 

Sebenarnya film tersebut merupakan ide dari Zumi Zola, Gubernur Jambi sekaligus mantan actor sinetron dan film yang berniat mempopulerkan Jambi dengan sarana film. Setelah beberapa waktu keinginan tersebut terwujud dalam film dengan judul film Trip N Vlog lengkapnya film Trip N Vlog#PulangKampung.

 

Sekilas film Trip N Vlog

Sang Produser, Resdy Sulaeman mengatakan bahwa film ini tak diproduksi secara asal karena harus mengandung pesan moral yaitu cinta kepada lingkungan serta budaya. Pengambilan gambar film ini memang banyak dilakukan di beberapa daerah wisata di Jambi. Selain itu lewat film ini yang bersangkutan juga berniat menanamkan pemahaman bahwa menjaga kampung halaman agen togel online itu adalah hal yang penting sekaligus merupakan symbol kecintaan akan warisan para leluhur.

 

Salah satu lokasi syuting film besutan sutradara Haryo Suryo Purnomo ini adalah di kawasan aliran sungai Batanghari, yaitu sungai paling panjang di Sumatera yang menawarkan panorama alam sangat indah. Selain itu ada pula lokasi Candi Muarojambi yang merupakan kompleks candi paling luas di Asia Tenggara.

 

Sebelumnya film ini berjudul Negeri Seribu Sungai sebelum kemudian diganti film Trip N Vlog #PulangKampung. Konon ada beberapa hal yang menyebabkan perubahan judul tersebut, tetapi  ini tak mempengaruhi cerita, seting budaya Jambi, bahkan deretan actor dan aktris yang terlibat dalam pembuatan film.

 

Tak hanya Amel Carla serta Reza Pahlevi, di film ini Anda juga dapat menyaksikan acting dari Rezha Aulia, Dai Alamsyah, M.Supriadi, Gerald Muhammad, Ide Bagus, serta Azhar MJ.

 

Synopsis film Trip N Vlog

Kisah ini berawal dari seorang gadis yang juga travel vlogger, Qiana (Amel Carla) yang berniat menghabiskan liburan sekolah dengan mengunjungi sang kakek. Kakek Qiana tinggal di daerah tepian sungai Batanghari Jambi. Sayangnya saat sudah tiba di rumah sang Kakek, rumah tersebut justru kosong. Sementara waktu Qiana pun tinggal di rumah tetangga kakeknya.

 

Beberapa hari berselang Kakek Sofyan (Azhar MJ) pun pulang dan bertemu Qiana. Bukannya sambutan hangat, Kakek Sofyan tampak tak mempedulikan cucunya. Ternyata ia baru baru lolos dari kejaran orang-orang Alex (Reza Pahlevi) pemilik tambang emas liar yang hasil penambangannya disembunyikan oleh Kakek Sofyan.

 

Qiana yang tak tahu-menahu dengan permasalahan kakeknya, akhirnya pun tak ambil pusing dengan sikap sang Kakek dan memilih menghabiskan waktu dengan teman-teman barunya, Juno, Sigkli, dan Izal yang kocak. Mereka mengunjungi berbagai obyek wisata di Jambi sambil ngevlog.

 

Masalah yang menjerat Kakek Sofyan kian rumit hingga Defri (Ide Bagus Putra) memutuskan menyekap Qiana sebagai sandera untuk ditukar dengan emas yang dilarikan Kakek Sofyan. Sang kakek pun mendapat laporan dari 3 teman Qiana bahwa cucunya telah diculik. Kakek Sofyan pun masuk ke dalam hutan untuk menyelamatkan cucunya.

 

Agastian, (Gerald Muhammad) kakak Qiana yang menyusul adiknya ke kampung akhirnya menyusul Kakek Sofyan dengan bantuan 3 teman Qiana. Di lain pihak Qiana ternyata berhasil kabur dari para penculiknya dan berlari ke dalam hutan. Dengan panic ia berusaha menjauh dari gerombolan anak buah Alex tapi jusru tersesat di dalam hutan yang semakin menyulitkan orang-orang yang mencarinya.

 

Bila ingin tahu nasib Qiana selanjutnya, jangan lewatkan tayang perdananya di tanggal 1 Maret 2018.

Continue reading